Ketika angin berbisik lembut
Mengalunkan melodi rindu
Menyentuh hingga menusuk kalbu
Membawaku terlarut ke masa lalu
Sayup terdengar tembang kenangan
Yang mengingatkanku akan dirimu
Tembang yang selalu kita dendangkan
Saat senja mengapit malam
Peluh bergulir di persimpangan asa
Menunggu hari yang tak berberanda
Pagi, siang, bahkan malam
Ku slalu menunggu dengan segenggam harap
'Ntuk meleburkan bongkahan rasa yang selalu bertahta
Hingga pertemuan itu menjelma.
Ri Nee *Kampung Pinang*
Share This :

0 comments